Rabu, 19 Mei 2010

Pemanasan Global dan Anomali Padi

Pengukuran temperatur yang diukur oleh instrumen-instrumen seluruh penjuru dunia, di darat dan laut sudah mengungkapkan bahwa sejak akhir abad 19 permukaan bumi dan bagian terendah atmosfer telah menghangat sekitar 0.6°C. Selama masa itu, emisi gas-gas rumah kaca, termasuk gas karbon dioksida, nitrogen oksida dan metana sudah meningkat, sebagian besar dari hasil pembakaran bahan bakar fosil untuk transportasi dan energi, dan perubahan tata guna lahan termasuk penebangan hutan untuk pertanian.



Pemanasan global dan perubahan iklim diakibatkan oleh efek rumah kaca. Konsekuensi-konsekuensi dari pemanasan global dan perubahan iklim meliputi: suatu kenaikan pada permukaan laut yang bisa mengancam pulau dan masyarakat-masyarakat pantai, siklus hidrologi yang dapat meningkatkan kehebatan penyebab banjir dan musim kering, menyebabkan terjadinya curah hujan ekstrem, dan perubahan ekologis yang bisa mengancam produktivitas pertanian dan banyak berpengaruh pada kesehatan manusia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar